Senin, 05 November 2018

Sejarah Cianjur Gerbang marhamah 

Menurut catatan sejarah yang ada baik dalam Babad Cianjur (Sejarah singkat Rd. AriaWiratanu Datar / Raden Ngabehi Jaya Sasana Dalem Cikundul) maupun catatan resmiKeputusan DPRD Kab. Cianjur tentang sejarah berdirinya Kabupaten Cianjur. AjaranSyariat atau Syariat Islam mulai masuk ke Cianjur pada abad ke 15 melalui juru dawahdari Kesultanan Fatahilah Banten, dan Bupati yang pertama sejak berdirinya PemerintahanKab. Cianjur pada 12 juli 1677adalah seor


ang muslim yang bernama Jaya Sasana atau Rd.Aria Wira Tanu (Putra Aria Wangsa Goparana yang masuk Islam pada tahun 1603 M) yangberasal dari pesanten Tutugan Sagaraherang wilayah Kesultanan Cirebon. Makatumbuhlah masyarakat Cianjur yang Islami, kehidupannya bernafaskan Islam dammemiliki tekad serta semangat Penegakan Syariat Islam dalam kehidupannya sehari-hari.Hal ini dapat dibuktikan dengan timbulnya pemberontakan terhadap pemerintahan HindiaBelanda di tahun 1810 Miladiyah yang dipimpin H. Alit Prawitasari, pergerakan Abdullahbin Nuh pada saat-saat kemerdekaan (1945).Tumbuh dan berkembangnya Pondok Pesantren, Masjid, Majelis Taklim dan madrasah-madrasah sejak kemerdekaan Republik Indonesia sampai saat ini.Maka niat, tekad dan dan semangat Penegakan dan Pengamalan Syariat Islam initerakumulasi pada 1 Muharram 1422 Hijriyah bertepatan tanggal 26 Maret 2001 Masehimelalui Ikrar Bersama Ummat Islam Kab. Cianjur Yang berisi:Pertama Meyakini bahwa Syariat Islam pedoman hidup manusia yang akanmenghantarkankehidupan sejahtera, bahagia, aman, damai, adil danselamat di dunia dan di akherat serta mewujudkan Cianjur yang BaldatunToyyibatun Warobbun Gofur ( Cianjur Sugih mukti tur Islami )Kedua Bertekad melaksanakan Syariat Islam dalam kehidupan bermasyarakat danbernegara secara bertahap konstitusional serta selaras dengancontoh Rosulullah SAW dalam wadah Negara kesatuan Republik IndonesiaKetiga Mendesak kepada penentu kebijakan pembangunan Kab. Cianjur, KhususBupati dan DPRD untuk menerima, mengkaji, mengembangkan,menerapkan dan melaksanakan kehidupan bermasyarakat danberpemerintahan yang mengacu kepada nama-nama Islam Sehinggaterwujud Cianjur Sugih Mukti Tur IslamiYang selanjutnya ditindak lanjuti oleh :1.


Umaro dengan pimpinan Ir. H. Wasidi Swastomo,M.Si sebagai Bupati Cianjur dengankebijakan dan fasilitas berupa: Surat Keputusan, Himbauan, Maklumat, dan dukunganfasilitas terutama pendanaan melalui APBD Kab. Cianjur Pos keagamaan yang dari tahunke tahun ditingkatkan.2.

Ulama dengan pimpinan KH.R.Abdul Halim sebagai Ketua Umum MUI (Majelis UlamaIndonesia) Kab. Cianjur beserta seluruh jajarannya dengan Gerakan Dawah

3.Ummat dengan membentuk Majelis Ukhuwah Ummat Islam (MUUI) danmenyelenggarakan SILMUI (Silaturahmi dan Musyawarah Ummat Islam) setiap setahunsekali sebagai media musyawarah, Mujadalah, dan Muhasabah atau penegakan Syariat Islam.Karena persepsi, Visi, Misi, dan langka bersama ukhuwah maka lahir kerangka dasar penegak dan pengamalan Syariat Islam di Cianjur yaitu: Format Dasar Pengamalan Syariat Islam diCianjur dan Rencana Setrategis (Renstra) mewujudkan Masyarakat Cianjur yang Sugih Muktitut Islami "Gerbang Marhamah" (Gerakan Pembangunan Masyarakat Berakhlakul Kariamah).

0 komentar:

Posting Komentar

Inovasi Cianjur

Diberdayakan oleh Blogger.

Inovasi Untuk Cianjur Smart City Jago